PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA BIDANG PENGABDIAN PADA MASYARAKAT ( PKM-M ) POS KADER IBU CERMAT GIZI (PADI CERI)

PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA BIDANG PENGABDIAN PADA MASYARAKAT ( PKM-M ) POS KADER IBU CERMAT GIZI (PADI CERI)

 

Oleh :

Talitha Zhafirah,
Neneng Dwi Saputri
Dwi Yoga Setyorini,
Fikri Nur Latifatul Qolbi,
Rizky Bella Mulyaningsasi,
Ns. Hanny Rasni, S.Kp., M.Kep

Di Indonesia, kekurangan gizi yang dialami oleh balita merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sangat serius. Lebih dari 12 persen adalah balita kurus. Terdapat 1,3 juta balita sangat kurus di Indonesia, sementara 1,6 juta balita masuk kategori kurus (moderat). Dengan angka ini, Indonesia berada pada peringkat ke-empat dunia dalam jumlah balita kurus.PKM 1

Dari 33 kecamatan yang ada di Kabupaten Jember ada beberapa kecamatan yang dianalisis, banyak mempunyai permasalahan gizi, salah satunya adalah Kecamatan Jelbuk ini termasuk wilayah jember yang paling banyak permasalahan gizi. Sehingga Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember yang tergabung dalam  Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-M) mengadakan Pengabdian Masyarakat dan Program ini juga mencoba membangun kapasitas petugas Kesehatan dan kader untuk memberikan konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk mencegah kekurangan gizi pada anak.

Gizi balita merupakan faktor yang sangat penting yang berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan Balita. Balita dengan dengan gizi buruk memiliki resiko sering terkena penyakit. Kecamatan Jelbuk salah satu kecamatan dengan kasus gizi buruk yang cukup tinggi, tersebar di Desa Panduman, Sucopangepok, Sukowiryo, Sukojember, dan Sugerkidul. Kelompok mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember atas  bimbingan dari dosen Ns. Hanny Rasni, S.Kp., M.Kep melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-M) sedang melakukan pengabdian masyarakat di Desa Panduman dengan mengambil tema pemberdayaan Ibu Balita dalam mencegah Gizi Buruk di Desa Panduman menggunakan program Padi Ceri (Pos Kader Ibu Cermat Gizi). Kegiatan tersebut berlangsung sejak bulan Maret hingga Juli 2016.

PKM 2

Kerja keras yang dilakukan oleh mahasiswa melalui program PKM-M Padi Ceri membuahkan hasil dengan lolosnya tim ke tahap Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional ke-29 yang akan diselenggarakan di Institut Pertanian Bogor pada 8 hingga 11 Agustus 2016. Mereka akan berkompetisi mewakili Universitas Jember dengan 143 Universitas lainnya se-Indonesia.

Serangkaian kegiatan bersama masyarakat dilakukan dengan koordinasi bersama Puskesmas Jelbuk, bidan desa, dan Perangkat Desa. Kegiatan dilakukan diantaranya dengan Sharing informasi kesehatan, pembudidayaan tanaman pangan keluarga, pelatihan pembuatan makanan alternatif seperti nugget ontong,  brownies singkong, es krim ubi dan lain-lain, serta pemeriksaan status gizi balita merupakan bagian kegiatan tersebut.kader “Padi Ceri”.

PKM 3Fokus kegiatan dilakukan di dua Dusun yaitu Dusun Bacem dan Dusun Sumbercandik. Hasil pengukuran yang dilakukan mahasiswa, diketahui gizi buruk menjadi 2 dari 6 balita dan gizi kurang menjadi 6 dari 8 balita, serta 6 balita berstatus gizi kurang meningkat menjadi gizi baik, dengan keseluruhan balita mengalami kenaikan berat badan ±300-1000 gram/bulan. Program Padi Ceri terus berlanjut dengan koordinator kader kesehatan di setiap Dusun. Diharapkan kegiatan terus berlanjut dan berkembang pada keluarga dengan balita di Kecamatan Jelbuk, sehingga pengentasan gizi buruk dan kurang dapat tercapai.

Menurut Kepala Desa Panduman  Winarko kami sangat mendukung dan mengapresiasi program Padi Ceri, yang diadakan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember  saya mengucapkan Terima kasih dengan kegiatan Padi Ceri ini, kader-kader desa panduman ini bisa tahu bagaimana memberi gizi yang baik untuk balita, sehingga bisa memberikan warna seperti kegiatan kegiatan cara memasak yang baik dan benar.

sekilas pandang tentang Program Padi CERI

Galerry Photos..

Leave a Reply