Ners Lulusan PSIK Universitas Jember, Bekerja Sebelum Lulus

Jember, 11 Agustus 2014

Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Universitas Jember kembali melaksanakan kegiatan Sumpah/janji Profesi Ners (8/8). Kali ini ada dua puluh empat sarjana Keperawatan (S.Kep) yang lulus dari Program Pendidikan Ners  Angkatan VIII yang berhak menyandang gelar Ners. Istimewanya, sebagian besar lulusan sudah bekerja di instansi pemerintah maupun swasta dan semua lulus dengan pujian alias cum laude dan berhasil meraih IPK sempurna atau 4,00

.

Keberhasilan PSIK Universitas Jember meluluskan perawat profesional ini mendapatkan apresiasi dari Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD, Rektor Universitas Jember. Dalam sambutannya, Rektor memuji sinergi antara dosen dan semua pihak yang terlibat dalam Program Pendidikan Ners PSIK Universitas Jember sehingga mampu meluluskan perawat yang secara akademis mumpuni. “Pesan saya saat nanti terjun di dunia kerja, ingatlah dua hal yakni ikhlas dan profesional. Landasi semua kerja dengan rasa ikhlas sebagai ibadah agar mendapatkan ridho dari Allah SWT, kemudian profesional dalam melayani semua orang sesuai tuntutan profesi perawat,” tutur Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Lantin Sulistyorini, S.Kep., Ners., M.Kes. ketua Program Studi Ilmu Keperawatan yang baru dilantik 8 Juli lalu mengaku Bangka pada prestasi para lulusan. Menurutnya, keberhasilan mereka merupakan buah dari kerja keras mereka beserta para pendidik sehingga banyak diantara mereka sudah bekerja dibidangnya sebelum lulus. “Mereka semua sudah mengikuti Uji Kopetensi Ners (UKNI) sehingga mereka sudah siap dalam dunia kerja,” paparnya.

Lebih jauh Lantin menjelaskan, sistem perkuliahan yang ada di Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Universitas Jember memang dirancang untuk menciptakan Ners yang handal. “Tidak heran bagi kami jika para lulusan sudah banyak yang bekerja baik di instansi pemerintah maupun swasta sebelum pengambilan sumpah Ners, ada juga yang diterima menjadi dosen di STIKES Malang,” ujarnya.

Lantin menambahkan, pengambilan sumpah atau janji Ners merupakan ujung dari Program Pendidikan Ners. Sebelumnya selama satu tahun para sarjana keperawatan ini melaksanakan praktek di berbagai Rumah Sakit dan Puskesmas  yang ada di Jember, Bondowoso, Situbondo, Lumajang, Malang bahkan Bali. Menurutnya, materi yang diberikan dalam Program Pendidikan Ners antara lain Keperawatan Medik Bedah, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Maternitas dan Anak, Manajemen Keperawatan, Keperawatan Kritis, Keperawatan Keluarga dan Komunitas serta Keperawatan Gerontik.

Diakhir sambutannya Lantin berpesan kepada Ners yang baru diambil sumpah untuk terus meningkatkan keilmuan dan keterampilan mereka dalam hal asuhan kususnya asuhan keperawatan. “Lulus dari Program Pendidikan Ners bukan berarti selesainya proses belajar, namun justru harus lebih tekun belajar,” ujarnya. (Mj)

Leave a Reply